5 Faktor ‘Succes’ Menanam Alpukat Di Pekarangan Rumah Cepat Berbuah

Alpukat

tergolong kedalam Tanaman Hortikultura jenis buah-buahan beriklim tropis berasal dari dataran rendah Amerika Tengah yang masuk ke Indonesia diperkirakan pada abad ke-18. Alpukat jenis komoditas buah terpenting peringkat kelima (5) setelah buah mangga dalam volume perdagangan buah di dunia. Memiliki bentuk pohon bermacam-macam, mulai dari pohon lurus dengan batang yang kokoh kuat sampai pohon-pohon yang lebih kecil merimbun seperti semak.

Baca Juga Artikel Terkait:

  • Tanaman Hortikultura Bernilai Ekonomis Tinggi (Buah Konsumsi Rumah Tangga)

Alpukat dari biji dapat mencapai ketinggian 15-20 meter, dapat perbanyakan dengan cara biji, cangkok, sambung pucuk dan okulasi. Batangnya alpukat bercabang rendah dengan tajuk pohon berdaun rapat. Daunnya berwarna hijau tua, berbentuk runcing sampai agak melebar, sepanjang 10 cm - 20 cm dan daun muda berwarna kemerah-merahan atau merah anggur. Alpukat mengandung vitamin E dan sebagai sumber lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan tubuh karena,kaya akan sumber nutrisi baik.

Sahabat pertanian,Tahukah anda??.bahwa alpukat merupakan jenis buah tahunan hortikultura artinya tanaman aplukat akan berbuah sepanjang tahun (rutin) bila kondisi tanaman baik. Pernah kita melihat tanaman alpukat tumbuh menjadi pohon besar akan tetapi sulit sekali berbuah. untuk itu kali ini saya coba membahas,cara menanam tanaman alpukat dipekarangan agar cepat berbuah,semoga bermanfaat.

Pohon Alpukat

Pohon Alpukat

Cara Menanam Alpukat Di Pekarangan Rumah

Syarat Tumbuh

Seperti pada tanaman pada umumnya tanaman alpukat mengingikan kondisi yang sesuai untuk tumbuh dan menghasilkan,oleh karena kesesuaian tumbuh alpukat menjadi syarat wajib untuk tanaman alpukat berbuah,mulai dari ketinggian tempat,pada dasar alpukat tumbuh di dataran rendah sampai dataran tinggi beriklim tropis antara 5-1500 m dpl,akan tetapi tanaman alpukat akan tumbuh subur pada ketinggian 200-1000 mdpl dengan Curah hujan minimum untuk pertumbuhan adalah 750-1000 mm/tahun minimal (2-6 bulan kering). Tanaman alpukat agar tumbuh optimal memerlukan tanah gembur, tidak mudah tergenang air, (sistem drainase atau pembuangan air yang baik), subur dan banyak mengandung bahan organik

Perbanyakan Bibit Alpukat

Perbanyakan bibit alpukat dapat dilakukan dengan cara generatif dengan melalui biji dan cara vegetatif dengan mengambil bagian tanaman indukan seperti; sambung pucuk,okulasi (mata tunas)dan cangkok. salah faktor keberhasilan tanaman alpukat cepat berbuah adalah dengan memilih perbanyakan bibit dengan cara vegetatif baik dilakukan teknik sambung pucuk,okulasi dan cangkok. bibit alpukat yang berasal dari perbanyakan vegetatif membutuhkan waktu 3-4 tahun untuk berbuah,sedangkan bibit berasal biji membutuh 8-12 tahun.

Cara perbanyakan tanaman secara vegetatif lebih sering digunakan karena bibit yang dihasilkan memiliki sifat yang sama dengan sifat induknya dan tanaman dapat berbuah untuk membedakan bibit hasil vegetatif dengan generatif sangat mudah,apabila sahabat pertanian memperoleh bibit alpukat dengan cara membeli,sahabat cukup melihat hasil okulasi terlihat ada bekas tempelan di bagian batangnya atau tampak bekas sambungan pada bibit alpukat tersebut.

Baca Juga Artikel Terkait:

Bibit Alpukat Umur 4 Bulan

Bibit Alpukat Umur 4 Bulan

Pengolahan Media Tanam

Kegiatan pengolahan bersifat fleksibel mengikuti luasan media tanam dalam hal ini,halaman pekarangan rumah,jarak tanam yang ideal untuk bibit alpukat vegetatif mengunakan kerapatan tanam 6 x 6 meter atau 8 x 7 meter dengan populasi 278 tanaman/hektar. Untuk memulai pengolahan lahan dapat dimulai dengan membersihkan lahan pekarangan rumah dari rumput liar atau semak belukar agar media tanah menjadi gembur dan rata,dengan mengunakan cangkul (Cara Mekanis).

Teknik Penanaman

Penanaman bibit alpukat sangat dianjurkan di pagi hari dan tengah masuk musim penghujan. Hal ini untuk menjaga bibit alpukat, tidak memasuki fase musim kering berakibat pada kematian bibit alpukat yang sedang ditanam. Pembuatan lubang tanam berukuran 60 cm x 60 cm x 60 cm dengan kedalam 40 cm,kemudian menambahkan pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 10-15 kg pupuk kandang/lubang tanam,sebelum bibit alpukat siap untuk ditanam.  Biarkan selama 1-2 minggu, setelah itu masukan bibit alpukat tepat didalam lubang tanam tersebut sejajar dengan permukaan tanah masukan perlahan bibit alpukat secara hati-hati. Selanjutnya tutup lubang dengan lapisan atas dan lapisan bawah kemudian padatkan dan ratakan

Pemupukan Alpukat

Pemupukan adalah kegiatan memberikan unsur hara makro maupun mikro ke dalam tanah,yang dipergunakan tanaman alpukat untuk tumbuh dan berbuah lebat dan cepat,oleh karena itu pemupukan juga menjadi faktor pendukung keberhasilahan alpukat untuk berbuah. Waktu pemupukan yang baik dilakukan diawal musim penghujan,jenis pupuk yang diberikan,pemupukan sangat diperlukan untuk meningkatkan ketersediaan hara tanah. Jenis pupuk yang digunakan dapat mengunakan pupuk organik (pupuk kandang) maupun pupuk anorganik (pupuk kimiawi).

Berikan pupuk NPK sebanyak 500 gram pada saat tanaman alpukat memasuki umur 1 tahun,jumlah pupuk diberikan meningkat setiap tahun sesuai dengan umur dalpukat  tersebut 1 kg NPK pada umur 2 tahun,1,5 kg NPK pada umur 3 tahun,2 kg NPK pada umur 4 tahun. Teknis pemberian pupuk dapat dilakukan dengan teknik rorak (selokan) melingkari tanaman dengan kedalaman 10-15 cm,lingkaran berubah mengikuti pertumbuhan tanaman dan tajuk pohon,kemudian taburkan pupuk secara merata ke rorak dan tutup kembali dengan tanah

Baca Juga Artikel Ini:

 

author

Leave a reply "5 Faktor ‘Succes’ Menanam Alpukat Di Pekarangan Rumah Cepat Berbuah"